
Refleksi Isra Mi’raj di SMKN Rembang: Memperteguh Iman Melalui Kewajiban Shalat Lima Waktu
REMBANG – Dalam rangka memperingati peristiwa besar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Keluarga Besar SMKN Rembang menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang khidmat pada Kamis (15/1). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan nilai spiritualitas serta karakter religius di lingkungan sekolah.
Awali Hari dengan Kedisiplinan
Sebelum memasuki acara inti, rangkaian kegiatan dimulai di lapangan sekolah. Seluruh siswa, guru, dan staf mengikuti apel pagi bersama. Apel ini bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol kesiapan lahir dan batin untuk menerima limpahan ilmu dan keberkahan dalam peringatan hari besar Islam tersebut. Kedisiplinan yang ditunjukkan dalam apel menjadi pondasi awal sebelum para peserta beralih ke suasana yang lebih spiritual di area panggung utama.
Pesan Mendalam Ustad Achmad Zamroni Fudholi
Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad Achmad Zamroni Fudholi. Mengangkat tema sentral tentang kewajiban shalat lima waktu, beliau mengupas tuntas proses sejarah di balik turunnya perintah ibadah paling utama ini.
Dalam tausiyahnya, Ustad Zamroni menekankan bahwa berbeda dengan ibadah lainnya, perintah shalat diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT di Sidratul Muntaha.
“Shalat adalah oleh-oleh terindah dari perjalanan Isra Mi’raj. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah agar hamba-Nya senantiasa terhubung dengan Sang Pencipta dalam kondisi apapun,” ujar beliau di hadapan ribuan siswa yang menyimak dengan tekun.
Beliau juga mengingatkan bahwa shalat lima waktu merupakan tiang agama dan pembeda utama dalam kualitas karakter seorang Muslim. Melalui proses turunnya perintah shalat yang penuh perjuangan, para siswa diajak untuk tidak lagi memandang shalat sebagai beban, melainkan sebuah kebutuhan spiritual.
Membangun Generasi Robbani
Peringatan yang mengusung tema “Menelajahi Teladan Rasulullah dalam Membangun Generasi…” ini diharapkan dapat membekas di hati para siswa. Dengan memahami esensi Isra Mi’raj, siswa SMKN Rembang diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan beribadah yang nantinya akan berimbas positif pada kedisiplinan belajar dan etika sehari-hari.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh keluarga besar sekolah senantiasa diberikan kekuatan untuk menjaga shalat lima waktu sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT.


